GORONTALO, 28 Juli 2025. Dalam upaya memperkuat mutu pendidikan dasar di Indonesia, Perkumpulan Pengelola Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Indonesia (PPPSPGSDI) sukses menyelenggarakan Workshop Nasional Penguatan Mutu Prodi PGSD pada 25 – 27 Juli 2025 di Hotel Novotel, Semarang, Jawa Tengah. Kegiatan berskala nasional ini mengusung tema besar: “Penguatan Mutu Prodi PGSD berbasis Evaluasi Ketercapaian CPL Kurikulum OBE, Inovasi Tata Kelola Jurnal, dan Kebijakan Lamdik 2.0” Workshop diikuti oleh 105 peserta dari 61 perguruan tinggi negeri dan swasta di 21 provinsi, mulai dari Aceh hingga Papua.
Sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan mutu akademik dan jejaring nasional, Program Studi PGSD Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGo) turut hadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Fokus Penguatan Mutu dan Kolaborasi Nasional. Workshop dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), Dr. Arri Handayani, S.Psi., M.Si. Dalam sambutannya beliau menekankan pentingnya kolaborasi antar perguruan tinggi dalam menjawab tantangan pendidikan abad ke 21.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh pendidikan dasar nasional, antara lain:
- Dr. Fahrurrozi, M.Pd. (Ketua Umum PPPSPGSDI)
- Prof. Dr. I Gede Margunayasa, M.Pd. (Sekretaris Umum PPPSPGSDI)
- Dr. Fikriyah, MA. (Bendahara Umum PPPSPGSDI)
- Dr. Sri Sukasih, M.Pd. (Ketua PADISDA)
- Dr. Muhammad Afandi, M.Pd. (Ketua Umum ADPENSI)
- Dr. Bagus Nurul Iman, M.Pd. (Ketua HDPGSDI Wilayah 1)
Tiga Fokus Strategis Workshop :
- Evaluasi Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) berbasis OBE Peserta mendalami strategi evaluasi ketercapaian CPL berbasis Outcome Based Education (OBE) untuk menghasilkan lulusan yang kompeten, relevan, dan siap menghadapi tantangan zaman.
- Inovasi Tata Kelola Jurnal Ilmiah. Pembahasan berfokus pada penguatan manajemen jurnal ilmiah di lingkungan program studi guna meningkatkan kualitas publikasi akademik serta mendukung akreditasi institusi.
- Pemahaman Kebijakan Lamdik 2.0 Peserta mendiskusikan kebijakan terbaru Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (Lamdik) versi 2.0 untuk memperkuat strategi penjaminan mutu akademik.
Kaprodi PGSD UM Gorontalo Jadi Narasumber dalam Sesi Berbagi Praktik Baik
Salah satu momen penting dalam workshop ini adalah sesi “Berbagi Praktik Baik (Best Practice)”, di mana sejumlah kaprodi PGSD dari berbagai perguruan tinggi berbagi pengalaman inovatif dalam pengelolaan prodi. Pada sesi tersebut, Kaprodi PGSD Universitas Muhammadiyah Gorontalo, Yulanti S. Mooduto, S.Pd., M.Pd, menjadi salah satu narasumber yang membawakan materi berjudul: “Lagu, Gerak dan Tradisi: Transformasi Pembelajaran Seni Berbasis Budaya Gorontalo dalam Kurikulum PGSD yang Berdampak Nyata”.
Dalam paparannya, Yulanti menggambarkan bagaimana nilai – nilai kearifan lokal dapat ditransformasikan menjadi model pembelajaran seni yang aktif, kontekstual, dan berkarakter.
Ia menjelaskan bahwa penguatan identitas budaya lokal melalui pembelajaran seni dapat menjadi pendekatan efektif dalam membangun kepekaan estetika, kreativitas, serta cinta tanah air pada calon guru SD.
“Kualitas lulusan PGSD tidak hanya ditentukan oleh konten akademik, tetapi juga oleh sistem pengelolaan dan inovasi pembelajaran yang mampu menjawab tantangan global tanpa melupakan akar budaya daerah” ujar Yulanti dalam sesi yang disambut antusias oleh peserta workshop. Kehadiran Kaprodi PGSD UMGo sebagai narasumber menjadi kebanggaan tersendiri dan menunjukkan bahwa PGSD UMGo diakui secara nasional sebagai prodi yang aktif berinovasi dan menginspirasi transformasi pendidikan berbasis budaya.
Perkuat Jejaring dan Kolaborasi Antarlembaga
Ketua panitia kegiatan, Ervina Eka Subekti,S.Si, M.Pd, menjelaskan bahwa workshop nasional ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat jejaring antar perguruan tinggi melalui penandatanganan sejumlah Implementation Agreement (IA) dan Memorandum of Agreement (MoA).
“Melalui workshop ini, kami tidak hanya fokus pada peningkatan mutu internal masing-masing program studi, tetapi juga membuka peluang sinergi antarlembaga untuk pengembangan pendidikan dasar secara menyeluruh,” jelas Ervina. Partisipasi aktif PGSD UM Gorontalo dalam kegiatan ini memperluas kerja sama akademik, khususnya dalam penelitian, publikasi ilmiah, dan pengembangan kurikulum berbasis OBE yang relevan dengan tantangan global.
Komitmen UMGo dalam Penguatan Mutu Pendidikan
Melalui keterlibatannya sebagai peserta dan narasumber dalam Workshop Nasional PPPSPGSDI,
Program Studi PGSD Universitas Muhammadiyah Gorontalo menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam peningkatan mutu pendidikan dasar di Indonesia.
UMGo bertekad membangun program studi yang unggul, berkarakter religius, berbasis iptek dan kearifan local melalui kolaborasi nasional, peningkatan kapasitas dosen, serta inovasi pembelajaran kontekstual yang berorientasi pada kebutuhan zaman.
Penulis : Tim Humas PGSD Universitas Muhammadiyah Gorontalo
Editor : Admin Website Prodi PGSD UMGo
Foto : Dokumentasi PPPSPGSDI & PGSD UMGo